Latest News

Jokerindo

Selasa, 21 Mei 2019

Cerita Dewasa Semoknya Tante Cindy Membikin Gairah

Lendir365.blogspot.com, Cerita Dewasa Semoknya Tante Cindy Membikin Gairah – Dari kecil Q tinggal bersama nenekku, dan bersama nenekku tinggal dengan om-om dan tante-tanteku (buah hati-buah hati dari nenekku). Omku yang ketiga menikah dengan seorang wanita yang bernama Cindy yang kupanggil dengan sebutan Tante Cindy .

Tante Cindy orangnya menawan, wajah dan tubuhnya cukup sexy dan orangnya mudah bergaul, secara khusus denganku.

Oh ya, namaku adalah Dimas, masih sekolah di SMA waktu itu. Semula omku hal yang demikian tinggal bersama kami, dan saya yang ketika itu sedang merasakan masa remaja kira-kira usia 16 tahun sering kali melihat Tante Cindy sedang bercinta dengan suaminya, dan kadang-kadang di depanku Tante Cindy mengusap penis omku, ucap saja Om Wahyu. Batang kemaluanku yang ketika itu sedang remaja-remajanya lantas menjadi tegang, dan setelah itu saya melakukan onani membayangkan sedang bersetubuh dengan Tante Cindy Cerita Dewasa.

Cerita Dewasa Semoknya Tante Cindy Membikin Gairah

Sesudah mereka menikah 1 tahun, hasilnya mereka pindah dari tempat nenek kami dan membeli rumah sendiri yang letaknya tak terlalu jauh dari rumah nenek kami. Seandainya Tante Cindy hendak pergi, lazimnya ia memanggilku untuk menjaga rumahnya, takut ada maling. Suatu hari saya dipanggil oleh Tante Cindy untuk menjaga rumahnya.

Cerita Dewasa Semoknya Tante Cindy Membikin Gairah | lendir365.blogspot.com

Ketika saya datang, ia sedang ada di kamar dan memanggilku, “Dimas, masuk ke kamar..!” teriaknya.
“Ya Tante..” jawabku.

Terbukti di dalam kamar, tante sedang menggunakan BH dan celana dalam saja, saya diperintah menghubungkan tali BH-nya. Dengan tangan gemetaran saya menghubungkan BH-nya. Terbukti Tante Cindy tahu saya gemetaran.
Dia bertanya, “Mengapa Dimas gemetaran..?”
“Enggak Tante,” jawabku.

Tetapi tante pesat tanggap, dipeluknya tubuhku dan diciumnya bibirku sambil berkata, “Dimas, Tante ada perlu berkeinginan pergi dulu, ini Tante beri pendahuluan dulu, nanti kalau Tante pulang, Tante akan berikan yang lebih enak.”

“Ya Tante.” jawabku.

Baca Juga >> Cerita Sex Pembantuku ABG Yang Super Binal

Kepalaku terasa pusing, baru pertama kali saya menyentuh bibir seorang wanita, apalagi wanita menawan seperti Tante Cindy. Lalu saya ke kamar mandi melakukan onani sambil membayangkan tubuh Tante Cindy.

Sesudah-kita jam 3 sore, tante pulang dan saya menyambutnya dengan penuh harap. Tante Cindy lantas masuk kamar, padahal saya menunggu di ruang tamu, kira-kira 10 menit kemudian, ia memanggil pembantunya untuk diperintah ke supermarket untuk membeli sesuatu, jadi tinggalah di rumah saya dan Tante Cindy saja.

Sesudah pembantunya pergi, Tante Cindy menutup pintu dan menggandengku untuk masuk ke kamarnya.

Lalu Tante Cindy berkata, “Dimas, seperti yang kujanjikan, saya akan meneruskan pendahuluan tadi.”

Saya diam saja, gemetar membendung nafsu.

Tiba-tiba Tante Cindy mengecup bibirku, dan berkata, “Balaslah Dimas, hisap bibirku..!”

Saya menghisapnya, dan terasa bibirnya sungguh-sungguh enak dan bau tubuhnya wangi, karena ia menggunakan parfum Avon yang merangsang, saya menjadi salah tingkah.

Tiba-tiba ia mengatur batang kemaluanku, saya sungguh-sungguh kaget.

“Wah punyamu telah tegang dan besar Dimas,” sahut Tante Cindy.

Lalu Tante Cindy berkata lagi, “Apakah kau pernah terkait sex dengan wanita?”

Saya menjawab sambil gemetar, “Jangankan terkait sex, mengecup wanita saja baru kali ini.”

Tante Cindy tersenyum dan berkata, “Hari ini Tante akan ajarkan metode terkait sex dengan seorang wanita.”

Lalu Tante Cindy membuka pakaiannya sehingga telanjang bulat, lalu diaturnya tanganku dan dibawanya ke buah dadanya yang cukup besar.

Sambil gemetaran saya mengatur buah dadanya dan mengatur putingnya.

Tante Cindy mendesis merasakan kenikmatan usapanku dan berkata, “Terus Dimas.., terus..!”

Lalu dengan memberanikan diri saya mengecup putingnya, dan Tante Cindy bertambah mendesis. Dibukanya celana pendekku dan CD-ku, sehingga saya juga menjadi telanjang bulat sepertinya. Penisku dielus-elusnya sambil berkata, “Dimas, punyamu besar sungguh-sungguh, lebih besar dari punya Om Wahyu.”

Sesudah puas menghisap puting buah dada tante, saya mengecup pusarnya, dan hasilnya sampai di vaginanya.

“Ayo Dimas, pesat hisap punyaku..!”

Saya memberanikan diri mengecup alat kelaminnya dan menjilat-jilat dalamnya, padahal tante tambah mendesis.

Tante berkata, “Saya Dimas, Tante kepingin mengecup punya Dimas dulu.”

Lalu ia membaringkanku di tempat tidur dan mulai mengecup biji kemaluanku dan menghisap penisku perlahan-lahan. Serasa dunia ini melayang, betapa nikmatnya, baru pertama kali batang kemaluanku dihisap oleh seorang wanita menawan, apalagi oleh Tante Cindy yg sungguh-sungguh menawan.

Penisku semakin membesar, dan rasanya seperti berkeinginan kencing, namun rasanya sungguh-sungguh enak, ada yang berkeinginan keluar dari kemaluanku.

Saya menjerit, “Tante, Tante.., lepas dulu, saya berkeinginan kencing dulu.”

Alhasil ternyata tante telah tahu apa yang berkeinginan keluar dari kemaluanku, bahkan ia semakin kuat menghisap penisku. Tenang meletuslah dan keluarlah air maniku, dengan mesranya Tante Cindy menghisap air maniku dan menjilat-jilat penisku sampai bersih air maniku.

Batang kemaluanku terkulai lemah, namun nafsuku masih terasa di kepalaku.

Lalu tante berkata, “Saya Dimas, ini baru tahap permulaan, rehat dulu.”

Saya diberi minum coca-cola, setelah itu kami berkecupan kembali sambil tiduran. Tanpa kusadari kemaluanku telah membesar lagi dan kembali saya menghisap buah dadanya.

“Tante.., saya sayang Tante.”

Lalu tante berkata, “Ya Dharma, Tante juga sayang Dimas.”

Lalu saya menjilat organ intim wanita tante sampai ke dalam-dalamnya dan tante menjerit kemanjaan.

“Ayo Dharma.., kita mulai pelajaran sex-nya..!”

Penisku yang telah tegang dimasukkan ke dalam liang alat vital Tante Cindy yang telah licin karena air vaginanya.

Membikin-lahan batang kemaluanku amblas ke dalam lubang alat vital tante, dan tante mulai menggoyang-goyangkan pantatnya. Aduh terasa nikmatnya, dan kembali kami berkecupan dengan mesranya.

Lalu saya berkata kepada Tante Cindy, “Tante.., kalau tahu seperti ini nikmatnya kenapa enggak dulu-dulu Tante ajak Dimas bersetubuh dengan Tante..?”

Tante cuma tersenyum manis. Terasa penisku semakin mengembang di dalam organ intim wanita Tante Cindy, tante semakin mendesis.

Tante mengoyang-goyangkan pantatnya sambil berkata, “Dimas.., Tante kepengen keluar nih..!”

Kujawab, “Keluarin saja Tante, biar Tante merasa enak..!”

Cerita Dewasa Semoknya Tante Cindy Membikin Gairah | lendir365.blogspot.com

Sesudah lama kemudian tante menjerit histeris karena orgasme dan mengeluarkan air alat kelaminnya, penisku masih tegang rasanya.

Dengan lembut saya mengecup tante dan berkata, “Tante sabar ya, Dimas masih enak nih..,”

Kemudian saya semakin memperkuat tekanan batangku ke liang tante, sehingga tak lama setelah itu saya memuncratkan air maniku di dalam organ intim wanita Tante Cindy bersamaan dengan keluarnya cairan tante untuk kedua kalinya. Terasa tubuh ini menjadi lemas, kami tetap berpelukan dan berkecupan. Sesudah rehat sebentar, kami mandi bersama saling menyabuni tubuh kami masing-masing, dan kami berjani untuk melakukannya lagi dilain waktu.

Sesudah peristiwa itu, tiap-tiap-tiap-tiap malam saya senantiasa terkenang akan organ intim wanita Tante Cindy, sehingga rasanya saya berkeinginan tidur bersama Tante Cindy, namun bagaimana dengan Om Wahyu. Terbukti nasib baik masih menemaniku, tiba-tiba saja Om Wahyu dipindahkan tugasnya ke Bandung, dan untuk sementara Tante Cindy tak dapat ikut serta karena Om Wahyu tidurnya di mess. Sambil mencari kontrakan rumah, Tante Cindy tinggal di Jakarta, namun tiap-tiap-tiap-tiap Sabtu malam Om Wahyu pulang ke Jakarta.

Atas permintaan Tante Cindy, tiap-tiap-tiap-tiap malam saya mengantarnya, saya wajib telah ada di rumah Tante Cindy jam 8 malam. Untuk tidur malam, saya disiapkan sebuah kamar kosong, namun untuk kamuflase saja, karena setelah pembantunya tidur saya pindah ke kamar Tante Cindy. Tentunya Tante Cindy telah siap menyambutku dengan pelukan mesranya, dan kami bercinta sepanjang malam dengan nikmatnya dan mesranya. Seandainya waktu pertama kali saya cuma menghisap alat kelaminnya, kini kami telah saling menghisap atau gaya 69. Lubang alat vital Tante Cindy telah puas kuciumi, bahkan kini bukan saja lubang organ intim wanita, namun juga lubang anus, rasanya enak menghisapi lubang-lubang tante. Penisku juga dihisap tante dengan ketatnya dan terasa ngilu ketika lubang kencingku dihisap Tante Cindy, namun enak.

Sesudah kami saling menghisap, hasilnya barulah kami saling memasukkan alat vital kami, dan kali ini tante berada di atasku. Batang kemaluanku yang telah tegang dan berdiri tegak dimasukkan ke alat vital tante, aduh nikmatnya. Lalu saya menghisap buah dada tante sambil menggoyang-goyangkan pantatku. Sesudah-kira sepuluh menit, tante mengeluarkan air maninya sambil menjerit enak, namun saya belum mengeluarkan air maniku. Lalu saya bertukar posisi, kini tante di bawah, saya yang di atas. Alangkah tante telah keluar, terasa mudah memasukkan kemaluanku ke dalam organ intim wanita tante, dan kembali kami berpacu dalam nafsu.

Sambil mengecup bibir Tante Cindy, saya berkata, “Tante… Tante.., kenapa sih lubang Tante enak banget, punyaku terasa dijepit-jepit lubang Tante yang lembut.”

Sambil tersenyum tante menjawab, “Dimas.., batang kau juga enak, kalau dengan Om Wahyu Tante cuma dapat orgasme sekali, namun dengan kau dapat berkali-kali.”

Kembali saya menekan batang penisku erat-erat ke liang alat vital tante sambil mengoyang-goyangkan pantatku, dan hasilnya saya menjerit, “Tante.., Tante.., saya keluar..!”

Pelan enak rasanya.

Membikin-lahan saya mengeluarkan batang kemaluanku dari liang senggama tante. Sesudah itu kembali kami berkecupan dan tidur sambil berpelukan sampai pagi. Ketika bagun pagi-pagi saya kaget, karena saya tahu di sampingku ada Tante Cindy yang tak menggunakan apa-apa, nafsuku muncul kembali. Kubangunkan Tante Ciindy dan kembali kami bersetubuh dengan nikmatnya, dan hasilnya kami mandi bersama-sama.

Selama hampir 1 bulan lamanya kami seperti sepasang suami istri yang sedang berbulan madu, selain hari Sabtu dan Tetapi dimana Om Wahyu pulang. Pengalaman ini tak akan terlupakan seumur hidupku, padahal kini saya telah beristri dan memiliki 2 orang buah hati. Kadang-kadang Tante Cindy masih mengajak saya bersetubuh di hotel. Alhasil sejak saya beristri, perhatianku kepadanya agak berkurang, lagipula usia Tante Cindy telah bertambah tua.

Technology

Technology

Recent Post